Pasca redupnya masa keemasan bunga Adenium sebagai produk unggulan kecamatan Kedamean, para petani yang dulunya menggantungkan hidupnya pada bunga adenium ini beralih menanam papaya. Namun papaya yang ditanam ini bukan sekedar papaya biasa, melainkan jenis papaya California dan papaya Hawaii. “kami sudah mempromosikan pepaya ini pada berbagai event, meski hanya pada event lokal dan regional”. katanya.
Masih kata Hari Syawaludin yang saat itu diberi kesempatan menyampaikan sambutan selamat datang kepada Bupati serta 300 orang jemaah peserta Safari Romadhon , “papaya ini bentuknya lebih kecil, namun punya tekstur yang khas serta manis rasanya. Silahkan anda coba pasti anda bisa membedakan antara papaya produk masyarakat desa Slempit Kedamean ini dibanding dengan papaya yang ada dipasaran selama ini. Kami jamin anda pasti ketagihan”katanya berpromosi.
Selain berpromosi, Hari menyampaikan terima kasih pada Bupati Gresik yang telah menggelontor banyak dana ke masyarakat Kedamen. “Dana APBD 2012 yang dikucurkan di Kecamatan Kedamean sebesar Rp. 12,9 milyar. Dana ini tidak sebanding dengan setoran Pajak Bumi Bangunan yang kami bayarkan. Total PBB yang kami bayarkan sebesar Rp. 1,8 milyar, dan sampai Juli 2012 baru terbayar 48,8% yaitu Rp. 767 juta”,imbuh Hari.
Sementara itu Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto menyampaikan terima kasih atas sambutan masyarakat desa Glindah. Bupati juga berpesan agar masyarakat Kedamean dan sekitarnya selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Selain itu, Bupati juga mengingatkan kepada masyarakat Kedamean agar tidak menjual tanah dengan harga murah.”kawasan saudara ini menjadi salah satu wilayah kawasan pemukiman”.
Dutambahkan oleh Sambari, Kalau seandainya anda mendaftar haji hari ini, jangan langsung menjual tanah. Mendaftar dulu dengan uang seadanya, toh berangkatnya masih tahun 2021. “Makanya jangan keburu menjual tanah apalagi dengan harga murah. Esok kemuadian hari tanah disini akan mahal” ujar Bupati mengingatkan.
Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan beberapa bantuan untuk masyarakat Kecamatan Kedamean, Wringinanom, Menganti dan Driyorejo dengan total bantuan sebesar Rp. 3,4 milyar. Bantuan itu untuk 204 masjid dan Mushollah sebesar Rp 2,45 milyar, bantuan 2.130 yatim Rp. 426 juta. Bantuan 1.538 janda miskin dan janda veteran Rp. 307,6 juta. Bantuan 4 LPTQ Rp. 60 juta. Bantuan santunan kematian untuk 117 orang Rp. 175,5 juta. Serta bantuan 60 ekor kambing untuk 30 penderita cacat. (sdm)
Editor: Sutikhon